Belajar Forex masterforex.org

InstaForex

Rabu, 27 Juli 2011

Pasar Saham RI Makin 'Seksi'

Whery Enggo Prayogi - detikFinance 

Bank debit card of InstaForex

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berulang kali menembus rekor baru sejak pekan lalu. Bahkan pada penutupan perdagangan Rabu (27/7/2011) berada di level 4.174,112, melaju 41,335 poin dibandingkan penutupan satu hari berselang.

Pasar saham Indonesia terbukti sebagai salah satu tempat ideal berinvetasi. Arus modal asing semakin tak terbendung, dan tidak ada satupun katalis negatif yang menghadang mereka. "Orang lebih memilih investasi yang sudah teruji. Kelihatan memang banyak masuk dana-dana asing, sehingga sangat kuat. Kenaikan IHSG kita sudah 7% sejak pertengahan Juni hingga saat ini," jelas Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Eddy Sugito di Jakarta, Rabu (27/7/2011). Lanjut Eddy, arus modal asing yang masuk Indonesia tidak lepas dari situasi Eropa dan Amerika Serikat (AS) terkini. 

Kedua wilayah ini belum juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifkan. "Eropa dan US menunjukkan ketidakpastian," katanya.Atas tren semacam ini, tidak perlu menahan arus modal asing masuk ke pasar saham Indonesia. Pasalnya jika melihat pertumbuhan IHSG di 2010, prestasi indeks kini masih belum sebanding.

Futures trading in oil, metals, agriculture

Jumat, 22 Juli 2011

Terdorong Sentimen Positif Bursa Regional, IHSG Terus Menguat

Kembali mencetak rekor tertingginya, IHSG ditutup menguat 38,75 poin (0.95%) ke level 4106,82 (22/7). Didorong oleh sentimen positif bursa regional, asing kembali meneruskan penguatannya. Tercatat asing melakukan net buy sebesar Rp509 miliar, dengan total transaksi beli sebanyak Rp1,8 triliun. Sunnguh kenaikan yang sangat signifikan melihat perdagangan kemarin asing hanya menghasilkan net sell. Dengan transaksi sebanyak 17,3 juta lot atau senilai Rp5,26 triliun, IHSG sempat menyentuh level 4109.

Saatnya untuk melakukan BUY saham-saham blue chips.

Selasa, 15 Maret 2011

Daftar 10 'Top Foreign Buy' Hari Ini

Saham BNBR hari ini terbanyak dijual investor asing mencapai 33,3 juta saham dari volume perdagangan 436,6 juta saham dengan total transaksi Rp28,1 miliar. 

Demikian dikutip dari data BEI, Selasa (15/3). Indeks ditutup melemah 1,27% ke level 3.524 akibat panic selling mengikuti kejatuhan saham Asia akibat dampak gempa tsunami Jepang yang terjadi Jumat pekan lalu.

Investor asing masih terlihat bertahan dengan transaksi net foreign buy sebesar Rp41,47 miliar. Volume perdagangan juga sebanyak 3,6 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,55 triliun.

Urutan kedua saham BLTA mencapai 24,1 juta saham dari volume perdagangan 80,9 juta saham dengan total transaksi senilai Rp27,8 miliar. Urutan ketiga saham BUMI mencapai 23,01 juta saham dari volume perdagangan 212 juta saham dengan total transaksi senilai Rp636,1 miliar.

Urutan keempat saham BBKP mencapai 11,3 juta saham dari volume perdagangan 27,6 juta saham dengan total transaksi senilai Rp16,4 miliar. Urutan kelima saham BBNI mencapai 11 juta saham dari volume perdagangan 39,2 juta saham dengan total transaksi senilai Rp142,6 miliar.
Urutan keenam saham ADRO mencapai 9,3 juta saham dari volume perdagangan 66,8 juta saham dengan total transaksi senilai Rp158,1 miliar. Urutan ketujuh saham MLPL mencapai 7,8 juta saham dari volume perdagangan 36,7 juta saham dengan total transaksi senilai Rp8,8 miliar.

Urutan kedelapan saham IDKM mencapai 7,1 juta saham dari volume perdagangan 15,7 juta saham dengan total transaksi senilai Rp14 miliar. Urutan kesembilan saham KRAS mencapai 6,01 juta saham dari volume perdagangan 44,8 juta saham dengan nilai transaksi Rp47,7 miliar.

Urutan kesepuluh saham BSDE mencapai 5,1 juta saham dari volume perdagangan 13,1 juta saham dengan nilai transaksi Rp9,9 miliar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...